ARSENAL FOREVER

ARSENAL FOREVER

Sabtu, 14 Desember 2013

sebagai umat berama yang toleran



                                                        
    Islam adalah Negara universal berhubungan dengan ketuhanan, apalagi di idiologi Negara kita adalah pancasila, sedangkan dalam sila pertama ialah ketuhanan yang maha esa, dalam hal ini pancasila merupakan idiologi bangsa yang harus di tanamkan pada setiap generasi penerus pencapaian kemerdekaan yang seutuhnya.
       Aliran teologi pesat perkembangannya setelah terjadinya pergolakan politik masa kholifah Ali bin Abi Thalib yang berakhir dengan peperangan baik dari politik maupun dari pemikiran akibat dari tahrim pada waktu perang siffin yang di menangkan oleh kubu muawwiyah.
       Umat islam terbagi menjadi beberapa golongan dan tiap golongan mempunyai pemikiran masing-masing yang di hasilkan dari penafsiran Al Qur’an menurut cara mereka masing-masing, diantara pemikiran yang paling menjadi sorotan adalah dalam permasalahan aqidah, dimana setiap golongan menyalahkan dan mengkafirkan yang lain karena perbedaan pendapat, termasuk salah satunya adalah tentang keesaan Allah swt, Yang maha perkasa lagi maha penyayang, yang maha kaya lagi maha terpuji.
       Kita mengetahui dan meyakini bahwa Allah swt menciptakan segala makhluk, mengadakan semua yang ada, dan membentuk segala sesuatu yang ada di jagad raya. Menciptakan langit dan bumi matahari dan bulan, malam dan siang, air dan tumbuhan, manusia dan hewan, gunung dan lautan.
       Apabila kita telah meyakini hal tersebut dan yakin terhadap kekuasaan Allah swt, kebesaran, keagungan dan keesaan Allah swt. Niscaya hati pasti menghadap kepadanya, terbukalah dada untuk menyembahnya, seluruh anggota badan tunduk karena taat kepadanya. Lisan mengucapkan dzikir kepadanya karena mengagungkan dan membesarkannya, maka janganlah kamu meminta kecuali kepadanya, dan janganlah beribadah kecuali kepadanya.